Beranda » Buku Islam » Tazkiyatun Nafs ( Penyucian Jiwa Dalam Islam)

Tazkiyatun Nafs ( Penyucian Jiwa Dalam Islam)

DISKON 25% Kode: 0826 Stok: Tersedia
Berat 250 gram
Kondisi Baru
Kategori Buku Islam, Tazkiyatun nafs
Dilihat 384 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan
Tentukan pilihan yang tersedia!

Tazkiyatun Nafs ( Penyucian Jiwa Dalam Islam)

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Rp 60.000 Rp 80.000
Hemat Rp 20.000
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Tazkiyatun Nafs ( Penyucian Jiwa Dalam Islam)
Rp 60.000 Rp 80.000
Tersedia / 0826
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Tazkiyatun Nafs ( Penyucian Jiwa Dalam Islam)

Penulis: Syaikh Ahmad farid
Penerbit: Ummul Qurra’
Ukuran:  17,5 x 24,5 cm (hard cover)
Tebal: 462 Halaman

“Ketahuilah, bahwa di dalam jasad manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik maka baik pula seluruh jasadnya, dan jika ia rusak maka rusak pula seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu ialah Hati.” (HR.Al-Bukhari)

Muara kebahagiaan dan kesengsaraan adalah hati. Hati hanya akan merasa bahagia dengan ikhlas beribadah kepada Allah . Ia hanya akan merasa tenang dengan zikir dan menaati Allah . Seorang hamba sepatutnya berusaha melembutkan dan menyucikan jiwanya sesuai ketentuan Allah dalam kitabNya dan Sunnah RasulNya. Allah menganugerahkan kemudahan kepada hambaNya dalam menyusuri jalan kebaikan serta memalingkannya dari kemungkaran. Memperhatikan hal-hal yang bisa membersihkan jiwa dan melembutkan hati agar selalu patuh pada syariat Allah merupakan salah satu faktor kebaikan yang paling agung di dunia dan akhirat.

Ilmu penyucian jiwa lebih penting bagi para penuntut ilmu dibanding ilmu-ilmu tentang ibadah yang lain. Sebagaimana pentingnya air bagi ikan dan udara bagi manusia. Hal ini karena ilmu penyucian jiwa bisa digunakan untuk : Pertama, memperbaiki hati. Ada yang mengatakan , “Hati yang baik akan mudah menyerap ilmu, sebagaimana tanah yang subur akan mudah ditanami.” Kedua, agar mereka memperbarui taubat kepada Allah setiap pagi dan sore. Sebagaimana ulama salaf mengatakan, “barangsiapa yang tidak bertaubat pada pagi dan sore, ia termasuk orang yang zalim” ketiga, agar penuntut ilmu tidak patah semangat terhadap cobaan yang menimpanya. Misalnya, ada orang yang sangat cerdas dan giat dalam menuntut ilmu syar’i, namun karena keistimewaan ini, ia dirasuki sifat sombong atau riya’ sehingga menyebabkan celaka. Seperti dalam kisah tiga orang yang dipanggang pertama kali dalam api neraka, disebabkan perbuatan hatinya.

“Berbagai fitnah akan dihadapkan pada hati bagaikan tikar yang dibentangkan helai demi helai. Mana saja hati yang termakan oleh fitnah tersebut akan ditempeli oleh bintik hitam, dan hati yang tidak tergoda oleh fitnah itu akan ditempeli oleh bintik putih, sehingga ada dua macam hati: hati yang hitam legam bagai cangkir jubung yang miring, yang tidak mengetahui kebaikan dan tidak menolak kemungkaran, ia hanya menurutkan hawa nafsunya dan hati yang putih bersih yang tidak tergoda oleh fitnah selama masih ada langit dan bumi.” (HR.Muslim)

Dari uraian diatas bisa diambil kesimpulan, jalan meraih kebahagiaan ialah dengan memperhatikan, memperbaiki, dan mengobati penyakit-penyakit hati supaya selalu menaati Rabb-Nya. Karena orang yang beruntung ialah orang yang mendapat pertolongan dan petunjuk-Nya sesuai dalam kitab-Nya dan Sunnah Rasul-Nya.

Buku karya Syaikh Ahmad Farid yang hadir dihadapan anda merupakan salah satu rujukan buku penyucian hati, ditulis dengan gaya sastra yang halus, dan menukil dari beberapa buku-buku pelembut hati sehingga dengan itu Penulis mampu memaparkan isi yang menarik dan tidak membosankan. Didukung pula dengan teknik bahasa yang piawai dalam pemilihan kalimat yang mampu mengaduk-aduk perasaan. Didalam buku ini membahas secara lengkap permasalahan-permasalahan seputar hati, dari mulai jalan masuknya setan kedalam hati, penyakit-penyakit yang menggerogoti hati, dan ganjaran apa saja yang diterima bila memiliki hati yang sakit dan teracuni.

Selain itu, didalam buku ini juga dijelaskan menu apa saja yang dapat digunakan sebagai terapi bila hati terlanjur teracuni.yang pasti sesuai dengan dengan Al Qur’an dan Sunnah-sunnah yang shahih saja. Agar kita yang ingin membersihkan dan melembutkan hati, terhindar dari hadits-hadits yang dha’if (lemah) dan maudhu’ (palsu).

Semoga dengan membaca buku ini dapat menambah gizi hati kita dan semoga Allah memberi anugrah kepada kita dengan melihat wajah-Nya yang mulia. Sungguh, Dia Mahakuasa terhadap segala sesuatu yang Dia kehendaki. Dialah Zat yang layak untuk mengabulkan doa dan cukuplah Allah sebagai Zat yang dipasrahi.

Tazkiyatun Nafs Penyucian Jiwa Dalam Islam Tazkiyatun Nafs ( Penyucian Jiwa Dalam Islam)

Tags: , ,

Ditambahkan pada: 25 Oktober 2014
Produk Terkait
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Chat via Whatsapp
CS 2 Okemuslim
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya CS 2 Okemuslim
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja