Beranda » Uncategorized » Panduan Mudah Tentang Zakat

Panduan Mudah Tentang Zakat

DISKON 20% Kode: 1880 Stok: Tersedia
Berat 250 gram
Kondisi Baru
Kategori Uncategorized
Dilihat 348 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan
Tentukan pilihan yang tersedia!

Panduan Mudah Tentang Zakat

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Rp 16.000 Rp 20.000
Hemat Rp 4.000
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Panduan Mudah Tentang Zakat
Rp 16.000 Rp 20.000
Tersedia / 1880
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Panduan Mudah Tentang Zakat

panduan mudah tentang zakat Panduan Mudah Tentang Zakat

Zakat secara bahasa berarti an namaa’ (tumbuh), az ziyadah (bertambah), ash sholah (perbaikan), menjernihkan sesuatu dan sesuatu yang dikeluarkan dari pemilik untuk menyucikan dirinya.

Dan zakat adalah rukun Islam terpenting setelah dua kalimat syahadat dan shalat. Dan hukum menunaikannya adalah wajib berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku`lah beserta orang-orang yang ruku.” (QS al-Baqarah: 43)

Barangsiapa mengingkari wajibnya maka ia telah kafir, baik dia berzakat maupun tidak dan barangsiapa yang tidak mau membayar zakat karena bakhil dan pelit, karena sayang terhadap harta dan masih mengakui wajibnya zakat maka ia telah berdosa besar, terancam dengan siksa yang besar dan mengerikan di akhirat nanti, dan juga di dunia ini. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. ali-Imran: 180)

Syarat wajib zakat
a) Merdeka, bukan budak
b) Muslim
c) Hartanya mencapai nishab. Nishab adalah kadar harta tertentu sesuai dengan jenis harta tersebut. Baik pemilik harta maupun anak-anak, berakal maupun gila. Karena zakat wajib pada harta bukan pada orangnya.
d) Kepemilikannya mapan dan stabil dalam satu tahun atau tiap panen. Tidak berkaitan dengan harta orang lain.
e) Berlalu satu tahun (haul), berdasarkan hadits ‘Aisyah Radhiyallahu`anha bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada zakat pada harta hingga berlalu satu tahun” HR Ibnu Majah dan At Tirmidzi. Kecuali pada pertanian, tidak diwajibkan pada tiap tahun, namun diwajibkan pada setiap panennya.

Harta yang dizakati
a) Emas, perak dan yang semisalnya, seperti uang dan lainnya.
b) Barang dagangan, semua barang dagangan.
c) Binatang ternak, yakni sapi, unta dan kambing
d) Pertanian, pada hasil bumi yang bisa ditakar dan ditimbang serta disimpan

Kategori Buku : Fiqih dan Ibadah , Pustaka Muslim , Zakat


Fast Respon
TELP: 085228066686
WA/SMS: 085643266668
PIN BB: 5E8F8ACB
IG: okemuslim

 

Ditambahkan pada: 19 Mei 2016
Produk Terkait
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Chat via Whatsapp
CS 2 Okemuslim
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya CS 2 Okemuslim
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja