Beranda » Buku Islam » Membongkar Kesesatan Kyai-Kyai Pembela Bidah Hasanah

Membongkar Kesesatan Kyai-Kyai Pembela Bidah Hasanah

DISKON 25% Kode: 1174 Stok: Tersedia
Berat 250 gram
Kondisi Baru
Kategori Buku Islam, Manhaj, nasehat
Dilihat 387 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan
Tentukan pilihan yang tersedia!

Membongkar Kesesatan Kyai-Kyai Pembela Bidah Hasanah

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Rp 63.750 Rp 85.000
Hemat Rp 21.250
Pemesanan yang lebih cepat! Quick Order
Membongkar Kesesatan Kyai-Kyai Pembela Bidah Hasanah
Rp 63.750 Rp 85.000
Tersedia / 1174
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Membongkar Kesesatan Kyai-Kyai Pembela Bidah Hasanah

Pengarang: KH. Mahrus Ali
Penerbit: LAA TASYUK PRESS
Berat: 1,0 kg

Jelaslah sudah bahwa mereka yang menolak bidah hasanah inilah yang termasuk pada golongan bidah dhalalah! Dan bidah dhalalah ini banyak jenisnya, seperti penafikan sunnah, penolakan ucapan sahabat, penolakan pendapat Khulafa’urrasyidin nah… di antaranya adalah penolakan atas hal baru selama itu baik dan tak melanggar syariah, karena hal ini sudah diperbolehkan oleh Rasulullah shalallahu alihi wasalam dan dilakukan oleh al-Khulafa’ur Rasyidin. Dan Rasul telah jelas-jelas memberitahukan bahwa akan muncul banyak ikhtilaf, berpeganglah pada Sunnahku dan Sunnah Khulafa’urrasyidin, bagaimana Sunnah Rasul, Beliau membolehkan bid’ah hasanah ? Bagaimana Sunnah al-Khulafa’ur Rasyidin mereka juga melakukan bid’ah hasanah ?, maka penolakan atas hal inilah yang merupakan bid’ah dhalalah, hal yang telah diperingatkan oleh Rasulullah

Bila kita menafikan (meniadakan) adanya bid’ah hasanah, maka kita telah menafikan dan membid’ahkan Kitab al-Quran dan Kitab Hadits yang menjadi panduan ajaran pokok Agama Islam, karena kedua kitab tersebut (al-Quran dan al-Hadits) tidak ada perintah Rasulullah shallalahu alihi wa salam untuk membukukannya dalam satu kitab masing-masing, melainkan hal itu merupakan ijma’/kesepakatan pendapat para Sahabat dan hal ini dilakukan setelah Rasulullah shalallahu alihi wa salam wafat ? Buku hadits seperti Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim dan lain-lain inipun tak pernah ada perintah Rasul untuk membukukannya, tak pula al- Khulafa’urrasyidin yang memerintahkan menulisnya, namun para tabi’in mulai menulis hadits Rasulullah shallalahu alaihi wa salam

Begitu pula Ilmu Musthdlahulhadits, Nahwu, Shdraf, dan lain-lain sehingga kita dapat memahami kedudukan derajat hadits, ini semua adalah perbuatan bid’ah namun bid’ah hasanah. Lalu muncul pula kini al-Quran yang dikasetkan, di-CD-kan, Program al-Quran di handphone, al-Quran yang diterjemahkan, ini semua adalah bid’ah hasanah, bid’ah yang baik yang berfaedah dan untuk tujuan kemaslahatan muslimin, karena dengan adanya bid’ah hasanah di atas maka semakin mudah bagi kita untuk mempelajari al- Quran, untuk selalu membaca al-Quran, bahkan untuk menghafal al-Quran dan tidak ada yang memungkirinya….

Benarkah Pernyataan di atas tentang Bid’ah Hasanah ? Temukan jawabannya dibuku ini!

Buku ini hadir Guna mematahkan dalil-dalil Bid’ah Hasanah yang diusung oleh Para Kiai Ahli Bid’ah, khususnya Buku LBM NU Jember, “Membongkar Kebohongan Buku ‘Mantan Kiai NU Menggugat Sholawat & Dzikir Syirik (H. Mahrus Ali)” terbitan Khalista, maupun buku-buku Para Pembela Bid’ah Hasanah lainnya.

Selamat membaca, semoga buku ini, dapat memberikan cahaya penerangan bagi mereka Para Pembela dan Para Pengusung Bid’ah Hasanah. Dan juga menjadi pencerahan bagi yang tengah berada diatas jalan sunnah NabiMuhammad Shalallahu alaihi wa salam Insya Allah.

Membongkar Kesesatan Kyai Kyai Pembela Bidah Hasanah Membongkar Kesesatan Kyai Kyai Pembela Bidah Hasanah

Tags: , , , , , ,

Ditambahkan pada: 27 Februari 2015
Produk Terkait
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Chat via Whatsapp
CS 2 Okemuslim
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya CS 2 Okemuslim
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja