Buka jam 08.00 s/d jam 16.00 , Minggu libur
Beranda » Fiqih » ENSIKLOPEDI KESALAHAN DALAM SHALAT

ENSIKLOPEDI KESALAHAN DALAM SHALAT

Ditambahkan pada: 8 October 2015 / Kategori:
OFF 25%
Kode : 1473
Stok : Ready Stock
Dilihat : 158 kali
Review : Belum ada review
Rp 67.500 Sebelum Rp 90.000
(OFF 25%) Hemat Rp 22.500
Pesan!

Bagikan informasi tentang ENSIKLOPEDI KESALAHAN DALAM SHALAT kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi ENSIKLOPEDI KESALAHAN DALAM SHALAT

Judul Buku: ENSIKLOPEDI KESALAHAN DALAM SHALAT
Penulis: ‘Imad Zaki Al-Barudy
Penerbit: An Naba
Tebal: 250 halaman

Buku ini memaparkan bidah (cara baru dalam agama) dan kesalahan yang banyak dilakukan kaum muslimin berkaitan dengan shalat. Dalam buku ini juga terdapat pembahasan lengkap shalat dari bersuci hingga doa setelah salam.

Salah satu isi dari buku ini:

Bid’ah Dan Kesalahan Kaum Muslimin Dalam Shalat (Saat Tasyahhud Dan Salam)

1. Tidak duduk Tawarru’ saat Tasyahhud Kedua

Petunjuk Nabi Shallallahu Alaihi wa Salam saat duduk pada tasyahhud akhir adalah duduk tawarru’ . Caranya adalah memajukan kaki kirinya, menegakkan kaki kanan, dan menempelkan pantatnya pada tanah. Mungkn ‘illahnya, sebagaimana dikatakan sebagian ulama, bahwa duduk tawarru’ ini menjadi pembeda antara duduk dalam tasyahhud awal yang disunnahkan agar diringankan karena akan berdiri lagi dengan duduk dalam tasyahhud kedua di mana orang yang duduk bersikap thuma’ninah di dalamnya. Demikian pula duduk ini untuk memedakan duduk di antara dua tasyahhud, juga mengingatkan orang yang shalat akan keadaannya di dua tasyahhud itu.

2. Menjauhkan Tangan Kanan dari paha

Padahal petunjuk Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah meletakkan tangan kanannya pada paha kanannya, menggenggam ketiga jari-jarinya, dan menegakkan jari telunjuk. Dalam suatu riwayat, “Beliau menggenggam ketiga jarinya, dan meletakkan tangan kirinyapada paha kirinya.” Dalam suatu riwayat, “Membentuk bilangan 53.”

Semua riwayat ini satu, siapa berpendapat menggenggam ketiga jarinya, maka maksudnya bahwa jari tengah tergenggamdan tidak terbentang seperti jari telunjuk. Barangsiapa yang berpendapat menggenggam dua jari, maka maksudnya bahwa jari tengah tidak digenggam bersama jari manis, bahkan jari kelingking dan jari manis sama-sama digenggam tanpa jari tengah. Hal itu ditegaskan oleh orang yang menyatakan “Dan menyimpulkan angka lima puluh tiga.” Karena jari tengah ini tergenggam, dan tidak tergenggam bersama jari manis.

buku ensiklopedi kesalahan dalam shalat ENSIKLOPEDI KESALAHAN DALAM SHALAT

Belum ada review untuk ENSIKLOPEDI KESALAHAN DALAM SHALAT

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

12345

Produk Terkait ENSIKLOPEDI KESALAHAN DALAM SHALAT

OFF 25%
Fikih Thaharah
Rp 30.000 Rp 40.000
Ready Stock
Kode: 1207
OFF 25%
MINHAJUL MUSLIM Konsep Hidup Ideal dalam Islam
Rp 108.750 Rp 145.000
Ready Stock
Kode: 1263

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami.

Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan